Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkup Desa » Pelatihan » Pelatihan Kader Posyandu Program ILP, Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan di Desa

Pelatihan Kader Posyandu Program ILP, Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan di Desa

  • account_circle biglaysen
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 153
  • comment 0 komentar

Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug — Sebanyak 52 anggota kader posyandu mengikuti pelatihan program ILP (Integrated Learning Program) dalam rangka transmigrasi posyandu, yang dilaksanakan pada Senin, 8 Desember 2025, bertempat di Aula Desa Tenjolaya. Kegiatan ini diadakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas kader posyandu dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi balita, ibu hamil, serta masyarakat umum.

Pelatihan dihadiri oleh Camat Kecamatan Cicurug, Judi Budimansjah, S.IP, Kepala Desa Tenjolaya, Amat Hidayat, perangkat desa, bidan desa, serta bendahara Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Narasumber kegiatan ini adalah Ludi Jalaludin dari Kecamatan Cicurug, serta tim Puskesmas Cipari: Helena, Tresna, dan Yatimah, yang membawakan materi utama terkait pelayanan kesehatan posyandu dan strategi pengelolaan program ILP.

Kepala Desa Tenjolaya, Amat Hidayat, dalam sambutannya, menekankan pentingnya pelatihan bagi kader posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di desa.

“Kader posyandu adalah garda terdepan dalam mendukung kesehatan balita dan ibu hamil. Dengan pelatihan ini, kami berharap seluruh kader mampu memahami program ILP dengan baik dan dapat menerapkannya di lapangan,” ujarnya.

Kegiatan pelatihan berlangsung selama satu hari penuh, dengan materi yang meliputi pencatatan pertumbuhan anak, pemantauan kesehatan ibu hamil, imunisasi dasar, serta pengelolaan administrasi posyandu. Narasumber memberikan penjelasan secara teori, diikuti praktik simulasi yang melibatkan seluruh peserta.

Camat Kecamatan Cicurug, Judi Budimansjah, S.IP, menambahkan bahwa program ILP merupakan bagian dari upaya pemerintah kecamatan untuk memastikan standar pelayanan kesehatan posyandu di semua desa.

“Melalui pelatihan ini, kader posyandu dapat lebih memahami peran mereka secara profesional, sehingga pelayanan di desa lebih terstruktur dan efektif,” katanya.

Ludi Jalaludin, narasumber dari kecamatan, memaparkan teknik pemantauan data pertumbuhan balita dan ibu hamil yang benar, serta pentingnya pencatatan yang akurat untuk evaluasi program. Ia menekankan bahwa keberhasilan posyandu tidak hanya diukur dari jumlah kegiatan, tetapi juga dari kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Narasumber utama dari Puskesmas Cipari, Helena, Tresna, dan Yatimah, membawakan materi teknis tentang pemantauan status gizi, imunisasi, pencegahan stunting, dan edukasi kesehatan bagi ibu hamil. Mereka juga memberikan simulasi langsung bagaimana kader posyandu harus menghadapi berbagai kondisi di lapangan, termasuk cara melakukan konseling singkat kepada ibu dan keluarga.

Salah satu peserta, Erni, mengaku sangat terbantu dengan pelatihan ini.

“Saya merasa lebih percaya diri dalam menjalankan tugas sebagai kader posyandu. Materi dan simulasi yang diberikan sangat jelas, dan saya bisa langsung mempraktikkannya saat di posyandu,” ungkap Erni.

Ia menambahkan bahwa pelatihan ini juga mempererat hubungan antar kader dan mempermudah koordinasi dengan bidan desa serta perangkat desa.

Selain materi teknis, pelatihan ini juga menekankan pentingnya administrasi yang tertata, mulai dari pencatatan kunjungan balita hingga laporan bulanan posyandu. Bendahara BPD dan perangkat desa hadir untuk memberikan pengarahan tentang pendukung logistik dan pencatatan keuangan agar program berjalan lancar dan transparan.

Pelatihan ditutup dengan sesi tanya jawab, di mana para kader aktif mengajukan pertanyaan terkait kesulitan di lapangan, mulai dari penanganan balita dengan gizi buruk hingga kendala distribusi imunisasi. Narasumber menekankan agar kader selalu berkoordinasi dengan bidan desa dan puskesmas, serta memanfaatkan setiap kesempatan untuk edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan kader posyandu Desa Tenjolaya lebih siap dalam menjalankan tugasnya, sekaligus mendukung keberhasilan program ILP dan transmigrasi posyandu di wilayah Kecamatan Cicurug. Kepala Desa Amat Hidayat menutup acara dengan harapan agar seluruh kader dapat menerapkan ilmu yang didapat secara konsisten dan menjadi agen perubahan bagi kesehatan masyarakat desa.

“Kami percaya, kader yang kompeten akan membawa dampak positif bagi keluarga dan generasi muda desa kita. Semoga kegiatan seperti ini bisa rutin diadakan setiap tahun,” pungkas Amat Hidayat.

  • Penulis: biglaysen

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Desa Kampung Cipari Girang Kini Mulus: Pengaspalan 320 Meter Selesai 04:16 Play Button

    Jalan Desa Kampung Cipari Girang Kini Mulus: Pengaspalan 320 Meter Selesai

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle biglaysen
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Berikut adalah video yang menampilkan hasil pengaspalan Jalan Desa sepanjang 320 meter di Kampung Cipari Girang, Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug. Pekerjaan pengaspalan ini dilakukan pada Rabu, 3 Desember 2025, dengan tujuan meningkatkan aksesibilitas, keselamatan, dan kenyamanan transportasi bagi warga setempat. Proses pembangunan mencakup pembersihan badan jalan, pengerasan, pemadatan, dan penghamparan aspal panas (hotmix) oleh CV. […]

  • pelatihan transformasi di era industri dalam pengembangan iot digelar di desa photo_camera 2

    Pelatihan Transformasi di Era Industri dalam Pengembangan IoT Digelar di Desa

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle biglaysen
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug — Pemerintah Desa Tenjolaya pada hari Rabu, 3 Desember 2025 menyelenggarakan kegiatan “Pelatihan Transformasi di Era Industri dalam Pengembangan Internet of Things (IoT)” sebagai upaya nyata dalam mendorong percepatan transformasi digital di tingkat pedesaan. Kegiatan ini berlangsung di Aula Desa Tenjolaya dan diikuti oleh 50 peserta, yang dihadari oleh perangkat desa, […]

  • Desa Tenjolaya Terima Bantuan 21 Unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)

    Desa Tenjolaya Terima Bantuan 21 Unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle biglaysen
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Tenjolaya, 7 Agustus 2025 – Kabar menggembirakan datang untuk warga Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Pemerintah melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) memberikan sebanyak 21 unit bantuan rumah untuk warga yang membutuhkan. Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi hunian masyarakat yang belum layak secara fisik dan kesehatan. Melalui program ini, […]

  • Daftar Nama Penerima Manfaat Bantuan Langsung Tunai (BLT DD) Tahun Anggaran 2025

    Daftar Nama Penerima Manfaat Bantuan Langsung Tunai (BLT DD) Tahun Anggaran 2025

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle biglaysen
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Berkaitan dengan pelaksanaan Program Pengetassan Miskin Ekstrim memlalui pemberian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT Dana Desa) Tahun 2025 Maka Kepala Desa telah diadakan acara Musyawarah Desa Khusus untuk menetapkan Calon penerima manfaat Bantuan Langsung Tunai pada tanggal Senin, 13 Januari 2025. Itulah daftar penerima BLT tahun 2025 sebanyak 31 KPM.

  • Pesona Tersembunyi! Keindahan Desa Tenjolaya Cicurug dari Sudut Pandang Udara 04:07 Play Button

    Pesona Tersembunyi! Keindahan Desa Tenjolaya Cicurug dari Sudut Pandang Udara

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle biglaysen
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Cicurug – Keindahan alam pedesaan kembali mencuri perhatian warganet. Kali ini, pesona Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, terlihat begitu memukau saat disaksikan dari ketinggian. Hamparan sawah hijau, permukiman warga yang tertata rapi, serta latar perbukitan yang asri menyatu menciptakan panorama yang menenangkan mata. Dari sudut pandang udara, Desa Tenjolaya tampak bagaikan lukisan alam. Jalan-jalan desa membelah […]

  • Pemerintah Tetapkan Arah Penggunaan Dana Desa 2026, Fokus Kemiskinan Ekstrem hingga Ketahanan Pangan dan Digitalisasi

    Pemerintah Tetapkan Arah Penggunaan Dana Desa 2026, Fokus Kemiskinan Ekstrem hingga Ketahanan Pangan dan Digitalisasi

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle biglaysen
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Pemerintah melalui Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal resmi menetapkan Peraturan Menteri Desa dan PDT Nomor 16 Tahun 2025 tentang Petunjuk Operasional atas Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2026. Regulasi ini menjadi pedoman utama bagi seluruh pemerintah desa di Indonesia dalam merencanakan dan melaksanakan penggunaan Dana Desa agar selaras dengan arah kebijakan nasional dan prioritas […]

expand_less