Sosialisasi Bahaya Narkoba Digelar untuk Melindungi Generasi Muda di Lingkungan Sekolah Desa Tenjolaya
- account_circle biglaysen
- calendar_month Rabu, 24 Des 2025
- visibility 114
- comment 0 komentar

Tenjolaya, Cicurug — Jumat, 19 Desember 2025. Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba terus diperkuat sejak usia dini. Pemerintah Desa Tenjolaya bersama Satgas Anti Narkoba Desa dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba untuk Melindungi Generasi Muda di Lingkungan Sekolah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman, kewaspadaan, serta daya tangkal pelajar terhadap ancaman narkoba yang kian kompleks.
Sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber dari Satgas Anti Narkoba tingkat Desa Tenjolaya, Raedah Amin, serta perwakilan dari BNN Kabupaten Sukabumi, yakni Erza Nur Afrilia dan Muhammad Febryansyah. Kegiatan berlangsung dengan pendekatan edukatif dan komunikatif, disesuaikan dengan karakter peserta didik agar materi mudah dipahami dan relevan dengan kondisi di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Pelaksana Kegiatan, Kepala Desa Tenjolaya Amat Hidayat, Sekretaris Kecamatan Cicurug Anton Ardiansyah, serta unsur keamanan dari Bhabinkamtibmas. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam upaya melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.
Sebanyak 150 peserta mengikuti kegiatan sosialisasi ini, yang berasal dari empat satuan pendidikan di wilayah Desa Tenjolaya dan sekitarnya. Sekolah-sekolah tersebut meliputi SDN 2 Cisaat yang berlokasi di Kampung Pangkalan, MI Annazhiriyah Kampung Cigadog, MTs Annazhiriyah Kampung Cigadog, serta SMK Annazhiriyah Kampung Cigadog. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai jenis-jenis narkoba, dampak buruk bagi kesehatan dan masa depan, serta pentingnya peran pelajar dalam menolak dan melaporkan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.
Dalam pemaparannya, Raedah Amin dari Satgas Anti Narkoba Desa menekankan bahwa lingkungan sekolah merupakan ruang strategis dalam upaya pencegahan narkoba. Menurutnya, edukasi sejak dini akan membentuk karakter pelajar yang kuat dan berani mengatakan tidak terhadap narkoba.
“Generasi muda harus dibekali pengetahuan yang benar tentang bahaya narkoba. Jika sejak awal mereka paham risikonya, maka peluang untuk terjerumus akan jauh lebih kecil,” jelas Raedah Amin.
Sementara itu, narasumber dari BNN Kabupaten Sukabumi, Erza Nur Afrilia dan Muhammad Febryansyah, menyampaikan materi tentang ancaman narkoba di kalangan remaja serta modus-modus peredaran narkoba yang kini semakin beragam. Mereka juga mengajak para pelajar untuk menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah dan masyarakat.
“Pelajar memiliki peran penting sebagai benteng pertama pencegahan narkoba. Jangan ragu untuk menolak, menjauhi, dan melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di sekitar kalian,” ujar Erza Nur Afrilia.
Kepala Desa Tenjolaya, Amat Hidayat, dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan sosialisasi ini. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa berkomitmen penuh dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi anak-anak dan remaja.
“Melindungi generasi muda dari narkoba adalah investasi masa depan desa. Kami ingin anak-anak Tenjolaya tumbuh sehat, berprestasi, dan terhindar dari pengaruh negatif narkoba,” ungkap Amat Hidayat.
Sekmat Cicurug, Anton Ardiansyah, juga mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah desa, BNN, dan sekolah-sekolah. Menurutnya, sinergi tersebut perlu terus diperkuat agar upaya pencegahan narkoba dapat berjalan berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak kalangan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar tidak hanya memahami bahaya narkoba, tetapi juga memiliki keberanian dan kesadaran untuk menjaga diri serta lingkungan sekolah dari penyalahgunaan narkoba. Sosialisasi ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Sosialisasi bahaya narkoba di lingkungan sekolah yang digelar di Desa Tenjolaya menjadi langkah konkret dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba. Dengan dukungan berbagai pihak dan keterlibatan aktif pelajar, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang aman, kondusif, dan bebas dari narkoba demi masa depan bangsa yang lebih baik.
- Penulis: biglaysen

