Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkup Desa » Pelatihan Mitigasi Bencana Tingkat Desa Digelar, Warga Antusias Perkuat Kesiapsiagaan Bersama

Pelatihan Mitigasi Bencana Tingkat Desa Digelar, Warga Antusias Perkuat Kesiapsiagaan Bersama

  • account_circle biglaysen
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • visibility 611
  • comment 0 komentar

Desa Tenjolaya, 10 Desember 2025 — Upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana semakin diperkuat melalui Pelatihan Mitigasi Bencana yang digelar Pemerintah Desa Tenjolaya bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan relawan P2BK. Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta dari berbagai unsur masyarakat, baik perangkat desa, tokoh lingkungan, kader siaga, hingga perwakilan pemuda.

Acara yang berlangsung sehari penuh tersebut menghadirkan berbagai narasumber kompeten, termasuk unsur kecamatan, aparat keamanan, serta perangkat desa. Pelatihan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk memahami langkah-langkah strategis dalam menghadapi potensi bencana seperti banjir, longsor, maupun kebakaran permukiman yang sering menjadi ancaman di wilayah sekitar.

Kepala Desa Tenjolaya, Amat Hidayat, dalam sambutannya menegaskan bahwa mitigasi bencana harus dipahami sebagai kebutuhan dasar masyarakat, bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Saya ingin seluruh warga betul-betul memahami bahwa kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama. Pelatihan ini bukan hanya untuk menambah wawasan, tetapi juga untuk melatih kecepatan kita bertindak saat bencana terjadi,” ujar Amat Hidayat.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah desa berkomitmen untuk memperkuat sistem peringatan dini dan memperbanyak kegiatan pelatihan serupa tiap tahun.

Sebagai narasumber utama, tim dari BPBD memaparkan materi mengenai identifikasi potensi bencana, langkah-langkah preventif, serta prosedur standar keselamatan. Mereka menekankan bahwa masyarakat berada di garis depan dalam penanganan bencana.

“Keselamatan warga sangat ditentukan oleh kesiapan komunitas. Kesiapan itu hanya bisa dibangun melalui edukasi dan latihan berulang,” terang perwakilan BPBD dalam sesi penyampaian materi.

Sementara itu, dari unsur relawan P2BK, pelatih memberikan simulasi evakuasi dan teknik penyelamatan dasar yang dapat dilakukan sebelum tim profesional datang ke lokasi.

“Kami ingin masyarakat bisa bertindak cepat namun tetap aman. Beberapa menit pertama saat bencana adalah waktu emas yang menentukan banyak hal,” ungkap perwakilan P2BK.

Unsur Kecamatan Cicurug yang hadir, Dedi Yuda, menilai bahwa pelatihan ini bukan sekadar kegiatan lokal, namun memiliki dampak strategis bagi peningkatan resiliensi wilayah.

“Kami sangat mengapresiasi langkah desa menyelenggarakan kegiatan ini. Mitigasi bencana memerlukan kolaborasi semua lembaga, mulai dari desa, kecamatan, hingga kabupaten,” ujar Dedi Yuda.

Ia menegaskan kesiapan pihak kecamatan dalam mendukung penguatan kapasitas masyarakat dan berharap pelatihan ini dapat terus berlanjut.

Turut hadir Bhabinkamtibmas Asep Hartono, yang menyampaikan pentingnya menjaga ketertiban dan ketenangan saat bencana terjadi.

“Kepanikan bisa memperburuk keadaan. Karena itu, pelatihan seperti ini penting agar warga tahu apa yang harus dilakukan, ke mana harus bergerak, dan bagaimana berkoordinasi dengan pihak keamanan,” kata Asep Hartono.

Ia juga menambahkan bahwa Polri siap membantu desa dalam peningkatan keamanan dan respons bencana.

Salah satu peserta, Erifal, mengaku sangat terbantu dengan pelatihan ini. Menurutnya, selama ini masyarakat banyak mengetahui tentang bencana hanya dari berita, namun belum memahami langkah teknis penanganannya.

“Saya jadi lebih paham bagaimana mengevakuasi keluarga, membuat titik kumpul, dan bersikap saat situasi darurat. Saya berharap kegiatan seperti ini lebih sering diadakan,” ungkap Erifal.

Para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, termasuk praktik pemadaman api sederhana, simulasi evakuasi korban, hingga penyusunan rencana tanggap darurat tingkat RT.

Di akhir kegiatan, Pemerintah Desa Tenjolaya menyampaikan rencana pembentukan Tim Siaga Bencana Desa (TSBD) yang akan berfungsi sebagai garda terdepan dalam penanganan cepat di wilayah desa. Tim ini akan bekerja sama dengan BPBD, P2BK, kecamatan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

Acara ditutup dengan foto bersama seluruh peserta dan narasumber, menandai komitmen bersama untuk membangun desa yang lebih siap menghadapi bencana.

  • Penulis: biglaysen

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desa Tenjolaya Terima Bantuan 21 Unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)

    Desa Tenjolaya Terima Bantuan 21 Unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle biglaysen
    • visibility 696
    • 0Komentar

    Tenjolaya, 7 Agustus 2025 – Kabar menggembirakan datang untuk warga Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Pemerintah melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) memberikan sebanyak 21 unit bantuan rumah untuk warga yang membutuhkan. Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi hunian masyarakat yang belum layak secara fisik dan kesehatan. Melalui program ini, […]

  • 32 Rumah di Desa Tenjolaya Dapat Bantuan RTLH Rp40 Juta, Prioritaskan Warga Desil 1–4 photo_camera 3

    32 Rumah di Desa Tenjolaya Dapat Bantuan RTLH Rp40 Juta, Prioritaskan Warga Desil 1–4

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle biglaysen
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Pemerintah Desa Tenjolaya melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada calon Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Sebanyak 32 rumah di Desa Tenjolaya akan mendapatkan bantuan RTLH dengan nilai Rp40.000.000 untuk setiap rumah, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tempat tinggal dan kesejahteraan masyarakat. Program RTLH tersebut diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk dalam kelompok […]

  • Rekrutmen Manajer Koperasi Desa Merah Putih Dibuka, Pendaftaran Hingga 24 April 2026

    Rekrutmen Manajer Koperasi Desa Merah Putih Dibuka, Pendaftaran Hingga 24 April 2026

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle biglaysen
    • visibility 625
    • 0Komentar

    tenjolaya.desaid – Pendaftaran pengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) telah dibuka mulai 15 April hingga 24 April 2026. Kuota rekrutmen KDMP dan KNMP ini mencapai 35.476 orang. Lantas, bagaimana cara daftar rekrutmen Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih? Untuk lebih lengkapnya, silakan simak penjelasan di bawah […]

  • Pemerintah Desa Tenjolaya Salurkan Insentif Linmas Tahap II

    Pemerintah Desa Tenjolaya Salurkan Insentif Linmas Tahap II

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle biglaysen
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Tenjolaya, Cicurug — Senin, 22 Desember 2025. Pemerintah Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, menyalurkan insentif bagi anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Tahap II Tahun 2025 dengan nominal sebesar Rp100 ribu per orang dari 40 Peserta. Penyaluran insentif ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan pemerintah desa atas peran aktif Linmas dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan ketenteraman […]

  • Prestasi Membanggakan, Desa Tenjolaya Masuk Peringkat Dua Lomba Desa Bersinar Kabupaten Sukabumi photo_camera 2

    Prestasi Membanggakan, Desa Tenjolaya Masuk Peringkat Dua Lomba Desa Bersinar Kabupaten Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle biglaysen
    • visibility 603
    • 0Komentar

    Tenjolaya, Sukabumi — Rabu, 17 Desember 2025. Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat kabupaten dengan meraih Juara 2 Lomba Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) se-Kabupaten Sukabumi Tahun 2025. Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Desa Tenjolaya bersama masyarakat dalam menciptakan lingkungan desa yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. […]

  • Polisi Amankan Pengajar Mengaji di Cicurug Sukabumi atas Dugaan Kekerasan terhadap Murid

    Polisi Amankan Pengajar Mengaji di Cicurug Sukabumi atas Dugaan Kekerasan terhadap Murid

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle biglaysen
    • visibility 496
    • 0Komentar

    Seorang guru ngaji berinisial MF (26 tahun) di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, diamankan polisi atas dugaan kekerasan seksual terhadap sejumlah murid laki-laki dan perempuan di bawah umur. Kasus tersebut terungkap setelah Pemerintah Desa Bangbayang menerima informasi dari masyarakat pada Sabtu malam, 10 Januari 2026. Aparat desa kemudian berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menindaklanjuti laporan awal […]

expand_less