Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkup Desa » Pelatihan » Pelatihan Kader Posyandu Program ILP, Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan di Desa

Pelatihan Kader Posyandu Program ILP, Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan di Desa

  • account_circle biglaysen
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 280
  • comment 0 komentar

Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug — Sebanyak 52 anggota kader posyandu mengikuti pelatihan program ILP (Integrated Learning Program) dalam rangka transmigrasi posyandu, yang dilaksanakan pada Senin, 8 Desember 2025, bertempat di Aula Desa Tenjolaya. Kegiatan ini diadakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas kader posyandu dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi balita, ibu hamil, serta masyarakat umum.

Pelatihan dihadiri oleh Camat Kecamatan Cicurug, Judi Budimansjah, S.IP, Kepala Desa Tenjolaya, Amat Hidayat, perangkat desa, bidan desa, serta bendahara Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Narasumber kegiatan ini adalah Ludi Jalaludin dari Kecamatan Cicurug, serta tim Puskesmas Cipari: Helena, Tresna, dan Yatimah, yang membawakan materi utama terkait pelayanan kesehatan posyandu dan strategi pengelolaan program ILP.

Kepala Desa Tenjolaya, Amat Hidayat, dalam sambutannya, menekankan pentingnya pelatihan bagi kader posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di desa.

“Kader posyandu adalah garda terdepan dalam mendukung kesehatan balita dan ibu hamil. Dengan pelatihan ini, kami berharap seluruh kader mampu memahami program ILP dengan baik dan dapat menerapkannya di lapangan,” ujarnya.

Kegiatan pelatihan berlangsung selama satu hari penuh, dengan materi yang meliputi pencatatan pertumbuhan anak, pemantauan kesehatan ibu hamil, imunisasi dasar, serta pengelolaan administrasi posyandu. Narasumber memberikan penjelasan secara teori, diikuti praktik simulasi yang melibatkan seluruh peserta.

Camat Kecamatan Cicurug, Judi Budimansjah, S.IP, menambahkan bahwa program ILP merupakan bagian dari upaya pemerintah kecamatan untuk memastikan standar pelayanan kesehatan posyandu di semua desa.

“Melalui pelatihan ini, kader posyandu dapat lebih memahami peran mereka secara profesional, sehingga pelayanan di desa lebih terstruktur dan efektif,” katanya.

Ludi Jalaludin, narasumber dari kecamatan, memaparkan teknik pemantauan data pertumbuhan balita dan ibu hamil yang benar, serta pentingnya pencatatan yang akurat untuk evaluasi program. Ia menekankan bahwa keberhasilan posyandu tidak hanya diukur dari jumlah kegiatan, tetapi juga dari kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Narasumber utama dari Puskesmas Cipari, Helena, Tresna, dan Yatimah, membawakan materi teknis tentang pemantauan status gizi, imunisasi, pencegahan stunting, dan edukasi kesehatan bagi ibu hamil. Mereka juga memberikan simulasi langsung bagaimana kader posyandu harus menghadapi berbagai kondisi di lapangan, termasuk cara melakukan konseling singkat kepada ibu dan keluarga.

Salah satu peserta, Erni, mengaku sangat terbantu dengan pelatihan ini.

“Saya merasa lebih percaya diri dalam menjalankan tugas sebagai kader posyandu. Materi dan simulasi yang diberikan sangat jelas, dan saya bisa langsung mempraktikkannya saat di posyandu,” ungkap Erni.

Ia menambahkan bahwa pelatihan ini juga mempererat hubungan antar kader dan mempermudah koordinasi dengan bidan desa serta perangkat desa.

Selain materi teknis, pelatihan ini juga menekankan pentingnya administrasi yang tertata, mulai dari pencatatan kunjungan balita hingga laporan bulanan posyandu. Bendahara BPD dan perangkat desa hadir untuk memberikan pengarahan tentang pendukung logistik dan pencatatan keuangan agar program berjalan lancar dan transparan.

Pelatihan ditutup dengan sesi tanya jawab, di mana para kader aktif mengajukan pertanyaan terkait kesulitan di lapangan, mulai dari penanganan balita dengan gizi buruk hingga kendala distribusi imunisasi. Narasumber menekankan agar kader selalu berkoordinasi dengan bidan desa dan puskesmas, serta memanfaatkan setiap kesempatan untuk edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan kader posyandu Desa Tenjolaya lebih siap dalam menjalankan tugasnya, sekaligus mendukung keberhasilan program ILP dan transmigrasi posyandu di wilayah Kecamatan Cicurug. Kepala Desa Amat Hidayat menutup acara dengan harapan agar seluruh kader dapat menerapkan ilmu yang didapat secara konsisten dan menjadi agen perubahan bagi kesehatan masyarakat desa.

“Kami percaya, kader yang kompeten akan membawa dampak positif bagi keluarga dan generasi muda desa kita. Semoga kegiatan seperti ini bisa rutin diadakan setiap tahun,” pungkas Amat Hidayat.

  • Penulis: biglaysen

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelatihan Mitigasi Bencana Tingkat Desa Digelar, Warga Antusias Perkuat Kesiapsiagaan Bersama photo_camera 3

    Pelatihan Mitigasi Bencana Tingkat Desa Digelar, Warga Antusias Perkuat Kesiapsiagaan Bersama

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle biglaysen
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Desa Tenjolaya, 10 Desember 2025 — Upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana semakin diperkuat melalui Pelatihan Mitigasi Bencana yang digelar Pemerintah Desa Tenjolaya bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan relawan P2BK. Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta dari berbagai unsur masyarakat, baik perangkat desa, tokoh lingkungan, kader siaga, hingga perwakilan pemuda. […]

  • desa tenjolaya gelar musdesus bentuk koperasi merah putih

    Desa Tenjolaya Gelar Musdesus Bentuk Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle biglaysen
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Pemerintah Desa Tenjolaya Kecamatan Cicurug Kabupate Sukabumi, Jawa Barat, menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pada Senin (21/4/2025) untuk membentuk Koperasi Merah Putih. Kegiatan yang berlangsung di balai desa ini dihadiri oleh berbagai unsur, antara lain Kepala Desa dan perangkatnya, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Camat Cicurug beserta jajaran, Bhabinkamtibmas, serta tokoh pemuda dan […]

  • Pemerintah Desa Tenjolaya Bangun Fasilitas MCK di Kampung Cigadog untuk Tingkatkan Kesehatan Lingkungan

    Pemerintah Desa Tenjolaya Bangun Fasilitas MCK di Kampung Cigadog untuk Tingkatkan Kesehatan Lingkungan

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle biglaysen
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Tenjolaya, 14 Oktober 2025 – Pemerintah Desa Tenjolaya kembali merealisasikan program pembangunan infrastruktur berbasis kebutuhan masyarakat. Kali ini, pembangunan difokuskan pada fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) yang berlokasi di Kampung Cigadog, RW 03 RT 02, sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kesehatan dan kebersihan lingkungan masyarakat desa. Kegiatan pembangunan MCK ini menggunakan anggaran sebesar Rp 22.800.000,- […]

  • Pemerintah Tetapkan Arah Penggunaan Dana Desa 2026, Fokus Kemiskinan Ekstrem hingga Ketahanan Pangan dan Digitalisasi

    Pemerintah Tetapkan Arah Penggunaan Dana Desa 2026, Fokus Kemiskinan Ekstrem hingga Ketahanan Pangan dan Digitalisasi

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle biglaysen
    • visibility 539
    • 0Komentar

    Pemerintah melalui Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal resmi menetapkan Peraturan Menteri Desa dan PDT Nomor 16 Tahun 2025 tentang Petunjuk Operasional atas Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2026. Regulasi ini menjadi pedoman utama bagi seluruh pemerintah desa di Indonesia dalam merencanakan dan melaksanakan penggunaan Dana Desa agar selaras dengan arah kebijakan nasional dan prioritas […]

  • sambut idul fitri 1446 h, kades tenjolaya memberikan bingkisan ke masjid jami

    Sambut Idul Fitri 1446 H, Kades Tenjolaya Memberikan Bingkisan ke Masjid Jami

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle biglaysen
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Menyambut Hari raya Idul Fitri 1446 H, Kepala Desa Tenjolaya Amat Hidayat Bersama Perangkat Desa Tenjolaya melaksanakan takbir keliling keseluruh masjid jami Desa Tenjolaya pada Minggu 30 Maret 2025. Aksi tersebut dilakukan untuk menmingkatkan silaturahmi terhadap masyarakat Desa. Tidak hanya itu Kepala Desa memberikan Bingkisan untuk memeriahkan malam takbir. Salah satu warga yang ada di […]

  • Masih Nekat Pakai Dana Desa untuk BPJS? Kepala Desa dan Perangkat Bisa Bermasalah

    Masih Nekat Pakai Dana Desa untuk BPJS? Kepala Desa dan Perangkat Bisa Bermasalah

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle biglaysen
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Pemerintah kembali menegaskan berbagai larangan dalam penggunaan Dana Desa pada tahun anggaran 2026. Penegasan ini disampaikan untuk memastikan Dana Desa benar-benar digunakan sesuai tujuan awalnya, yakni mendorong pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, serta pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan. Dalam berbagai regulasi yang berlaku, Dana Desa tidak boleh digunakan secara bebas tanpa mengacu pada ketentuan perundang-undangan. Pengelolaan Dana […]

expand_less